Friday, March 10, 2006

....................

Oooooooooh... rindu

Rindu aku akan ketegaran jiwa...

Friday, January 20, 2006

:(

Kenapa ya? Makhluk yang namanya cowok biasanya males disuruh ke dokter? Kalau nggak pakai tarik-tarikan urat leher dulu pasti nggak sah. :(

Wednesday, January 18, 2006

Unwell

All day staring at the ceiling
Making friends with shadows on my wall
All night hearing voices telling me
That I should get some sleep
Because tomorrow might be good for something

Hold on
Feeling like I'm heading for a breakdown
And I don't know why

But I'm not crazy, I'm just a little unwell
I know right now you can't tell
But stay awhile and maybe then you'll see
A different side of me
I'm not crazy, I'm just a little impaired
I know right now you don't care
But soon enough you're gonna think of me
And how I used to be...me

I'm talking to myself in public
Dodging glances on the train
And I know, I know they've all been talking bout me
I can hear them whisper
And it makes me think there must be something wrong with me
Out of all the hours thinking
Somehow I've lost my mind

But I'm not crazy, I'm just a little unwell
I know right now you can't tell
But stay awhile and maybe then you'll see
A different side of me
I'm not crazy, I'm just a little impaired
I know right now you don't care
But soon enough you're gonna think of me
And how I used to be

I've been talking in my sleep
Pretty soon they'll come to get me
Yeah, they're taking me away


...............................................

Ini soundtrack saya tahun lalu.
I wasn't well.
Entah kenapa.
Hope things will get better this year.
I believe things will get better this year.

Demam ‘Narutooooo!!!!’

Suami saya sedang tergila-gila Naruto – kartun Jepang yang katanya pernah ditayangkan di Trans TV, tapi nggak sampai tamat.
Mulanya sih saya senang saja, ikutan nonton dan ngikutin seri demi seri. Tapi nggak berapa lama, saya mulai bosan. Ceritanya sebenarnya lumayan menarik, tapi kagak nahan banget dah (!) kalau si jagoan udah berhadap-hadapan dengan musuhnya. Bukannya langsung mulai duel, mereka ngobrol dululah, flash back dululah, menganalisa kekuatan masing-masing dululah, tatap-tatapan dululah... HALAH! KESUEN, MAS!!!

Tapi suami saya mah teteeuup.... Pagi, siang, sore, malam, kapanpun ada kesempatan, pasti NARUTOOOO!!!
Tadinya saya pikir, “Paling nggak lama. Emang seberapa panjang sih, ceritanya?” Tapi ternyata oh ternyata...
Satu keping CD itu ada 25 episode, padahal total kepingannya ada TUJUH (!), kalau nggak salah. Sampai sekarang, kepingan di rumah kami baru ada tiga atau empat gitu. Berarti sisanya masih... BANYAK! Omigod..

:D :D :D

Cewek Matre Cewek Matre...

Sebelum nikah, saya punya rekening di dua bank: Bank BCA dan Bank Mandiri.

Sekarang, setelah nikah, tambah satu bank lagi: Bank Rommy. Huhehehe..

Ternyata enak juga. Kalau kurang dana, tinggal bilang, “Bagi duit dooong...” Ke mana-mana dibayarin, ongkos dibayarin, makan dibayarin, pulsa abis tinggal minta diisiin, dompet tipis minta ditambahin.

Tentu saja, nggak ada satu hal pun di dunia ini yang BENER-BENER ENAK TANPA ADA TAPINYA. Karena gaji dia sudah habis untuk ini itu, gaji saya nggak boleh terlalu banyak diutak-atik. Harus ditabung, buat beli rumah. Amin amin amin... Tapi akibatnya, gerak-gerik saya jadi terbatas. Mau beli ini itu rada susah. Beli ini nggak boleh, beli itu apalagi. Hehehe...


PS: Ini postingan pertama di tahun baru. Nggak penting buat di-posting dan dibaca sama semua orang, sebenarnya. Tapi untuk membangkitkan semangat ngeblog yang benar-benar mengendur di tahun lalu, saya bertekad untuk lebih sering menulis (lagi) di sini. Apa pun isinya, bagaimanapun cara penulisannya. Segala yang terlintas di kepala saya (coba) tulis saja. Mohon doa restu, semoga saya tak terjebak dalam kemalasan dan kejenuhan berkepanjangan lagi ;)

Tuesday, November 29, 2005

A Three Seconds Perfection...

............

is when you wake up early in the morning
when it’s still chill and dark and the rest of your world is still sleeping,
realizing that you are laying on your own bed,
in your own room,
with your husband beside you,
and your own family in the other rooms,
knowing that today is Sunday,
and you can do anything you want,
and you dont have to go to the fucking office,
and doing the fucking job.

PERFECT


(mengenang satu hari sempurna, Minggu 27 November 2005)

Tuesday, November 22, 2005

Doain Ya....

Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya
Doain saya, ya


Ada sesuatu yang sedang saya inginkan. Usaha sudah dilakukan, mungkin belum optimal, apalagi maksimal (emang ada bedanya?), tapi setidaknya itu yang bisa dilakukan dalam waktu cukup singkat.

Katanya, keputusannya besok. Jadi sekarang saya sedang H2C alias 'harap harap cemas' ;)
Deg-degan sih nggak, tapi tetap berharap. Ahai! :D

May the best happen-lah! Amiiin...
Hehehe...

The End of the Holiday

HOLIDAY IS OVER

OVER IS HOLIDAY

IS HOLIDAY OVER

OVER HOLIDAY IS

:(


Bye-bye Holiday! I'll see you soon..

Thursday, October 13, 2005

Asing

Pagi ini, seperti biasa, saya turun dari mikrolet setelah melewati underpass (abaikan fakta ini. Ini tidak penting). Setelah itu, saya melangkah menuju tempat pemberhentian kopaja.
Tep tep tep tep tep tep tep tep tep tep....
Hep, sampai.
Berdiri saya di sana.
Menunggu sejenak.
.....................

Lalu tep tep tep tep, Hep, datanglah wanita ini. Orang kantoran, dengan kemeja hitam garis-garis dan celana hitam pula.

Saya melihatnya sekilas, lalu.......... TENG....... Sial, saya merasakannya lagi!!!
Perasaan itu lagi! Saya pikir dia sudah lama hilang.

Perasaan apa?

Perasaan asing.

Dulu saya kerap merasakannya. Rasa yang sulit saya terangkan sebenarnya. Rasa asing, saya menyebutnya. Sebentuk rasa tak nyaman, kosong dalam dada, aneh, menggelikan, membuat saya berpikir ‘hey i don’t belong in this place’, lalu ingin kabur dan meringkuk sendirian di pojok ruangan entah di mana.

Sebelum naik kopaja yang datang kemudian, saya bertemu seorang teman kantor. Kami ngobrol-ngobrol sepanjang perjalanan dan perasaan itu masih terus ada. Saya bicara dengannya, tapi saya benar-benar merasa berjarak, merasa saya tidak seharusnya berada di sana, tidak seharusnya mengobrol dengan dia.

Wednesday, October 12, 2005

Here's to You :)

One of the things I love most about my husband is: He’s not afraid to love me... OUTLOUD.
He’s not afraid to show anyone, anywhere, anytime, that he loves me. Ahai!

Hehehe, iya, benar.
Dia bisa begitu santainya memanggil saya ‘sayang’ di depan siapapun: Orang tua saya, orang tua dia, eyang saya, nenek dia, saudara-saudara saya, saudara-saudara dia, teman-teman saya, kawan-kawan dia, pelayan restoran, supir taksi, siMbok, orang-orang tak dikenal... Well, you got my point.

Dia juga nggak canggung mencium (kening) saya di pinggir jalan, memandangi saya (yang duduk di jok belakang mobil) dari kaca spion sambil senyum-senyum (padahal selain kami berdua, ada orang tua dan eyang saya di mobil itu), mengirim cake ke kantor dengan tulisan besar-besar di atasnya: ‘Selamat Ulang Tahun Eyi Sayang’, atau... ber-Mmmmmmmuah di telepon untuk menyudahi pembicaraan dan membuat teman-teman kantor di sekitarnya bersuit-suiiit.. atau berteriak “Dicium tuh telepon!” ;D

Hehehe, penting ya?
PENTING!
Apalagi buat saya, yang selama ini mengira kalau laki-laki tidak bisa mencintai dengan cara itu. Saya, yang sering malu dan canggung untuk banyak hal.

Tentu saja, SEBAGIAN BESAR contoh di atas terjadi sebelum kami menikah.
Waktu itu, saya sampai punya motto: ‘Everyday is a valentine’s day.’
Sekarang, setelah hampir setengah tahun menikah, tentu saja mottonya berubah:
NOT everyday is a valentine’s day ;p Makin lama, kegiatan menye-menye begitu makin berkurang. Yang bertambah malah frekuensi berantemnya. Huehehehe...

“Iyalah..., masa mau honeymoon terus?” kata semua orang.

“Mauuu!” kata saya. Saya sih mau. Masa ada yang ngga mau sih? :D

Anyway, kadang-kadang kangen juga sama hal menye-menye gitu.


Baru ingat.
Awal September lalu, pagi-pagi, saya sedang mandi. Dia nonton TV di ruang depan. Tak berapa lama, ponsel saya bunyi, ada SMS masuk.

Sehabis mandi, saya masuk kamar dan langsung meraih ponsel.
Lho?
It was my husband. Dia mengirim SMS dari ruang depan.

Pesannya?
I love you more each day, Ade sayang.

Huhuhu...

..............................................................

HAPPY BIRTHDAY, HUNY...
Wish you all the best. Like they all say, you're only 29 once. This is the end of your 20s, so live your best life :)
Here's to YOU.
See..., i'm loving you outloud now ;)


Oh btw, sampai nanti malam.
Makan makan makan makan makan makan makan makan....

Tenaaang..., tante yang bayar.. :D

Wednesday, September 14, 2005

Kangen (lagi)

Saya kangen rasa itu. Kangen duduk di depan PC dan mengklak-klik mouse, loncat dari satu blog ke blog lain, feeling warm inside, meninggalkan pesan dan komen di sana-sini, senang karena (merasa) kenal banyak orang baru tanpa proses adaptasi (saya selalu sulit beradaptasi), kagum saat menemukan blog dengan cerita menarik atau mungkin cerita sederhana tapi dituturkan secara menarik.

Saya kangen mengurai kata-kata tidak penting di dalam kepala, mengetik sampai kantor hampir kosong dan ditanya redpel majalah tetangga, “Eyi, kehidupannya cuma di depan komputer itu ya?” Kangen pada kesediaan tangan untuk menuruti kemauan otak dan hati ketika ada ide atau pikiran melintas, kangen mengklik ‘publish post’ di blogger.com.


Kok sekarang nggak seperti dulu, ya?

Wednesday, September 07, 2005

SYUKURIN!!!!

HUAHAHAHAHHAAHAHAHAHAHAHAHAHAHA......
SYUKURIN!!!! SYUKURIN!!!! RASAKAN ITU,WAHAI KALIAN ORANG-ORANG SOMBONG BERSUARA KERAS YANG NGGAK PUNYA MANNER!!!! YA BAPAKNYA, YA IBUNYA, YA TANTENYA, YA ANAKNYA, YA PONAKANNYA, YA TEMANNYA, YA KERABATNYA, YA KRONI-KRONINYA!!!! SYUKURIN...!!! RASAKAN ITU, WAHAI KALIAN ORANG-ORANG TAK BERHATI YANG HANYA INGIN SUARANYA DIDENGAR DAN TIDAK MAU MENDENGAR SUARA ORANG LAIN!!!! RASAKAN ITU, WAHAI KALIAN YANG KETIKA MURKA MAKA SEDAPAT MUNGKIN SELURUH DUNIA HARUS MENGETAHUINYA!!!! HUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA...... MALU! MALU! MALU! NANGIS! NANGIS!!

Wednesday, August 10, 2005

Lama Nggak Nge-blog

Kangen ngeblog deh..
Udah lama banget rasanya sejak tulisan terakhir. Bukannya nggak ada cerita, tapi lagi bosen banget aja kayaknya. Kemarin-kemarin itu, jangankan posting di blog sendiri, ngelongok postingan orang lain aja nggak sesering dulu lagi.
Saya juga bosen sama layout blog ini. Pengen ganti layout lain, pengen masuk-masukin foto juga biar ga plain banget kayak gini, tapi... (apa lagi?) mualesssss...

Beberapa minggu ini lagi banyak kerjaan. Ah, nggak banyak-banyak banget sih, cuma rasanya lagi lebih ribet aja dari edisi kemarin. Akhir Minggu ini Insya Allah mau liputan ke luar kota dan masih ada utang satu artikel. Dan bukannya ngerjain itu artikel, saya malah sibuk berkeluh kesah di sini.

Hmmm..., ada cerita apa ya???
Seharusnya sih banyak. Tanggal 17 besok, saya berarti sudah menikah selama empat bulan :) So many stories, so little time so much to do. Banyak enaknya, banyak kesel- keselannya juga. Hehehe..

Hari Minggu tanggal 7 Agustus kemarin, adik perempuan saya yang nikah. IYA, KAWINNYA DALAM TAHUN YANG SAMA. SO WHAT GITU LHOOOOOOH?!?! Ada suara-suara sumbang yang bilang seharusnya nggak boleh, tapi aduuh.. gimana ya, Bismillah aja deh. Lagian adik saya itu udah pacaran hampir enam tahun sama (mantan) cowoknya itu, jadi daripada ditunda- tunda, ya udah dikawinin aja. Udah sama-sama lulus, sama- sama kerja, sama-sama mau, sama-sama siap lahir batin, jadi kenapa kita mesti menghalang-halangi kalau niat mereka baik? Cerita acara kawinannya sendiri lumayan seru. Nanti-nanti aja diceritain.

Udah ya, mau ngetik artikel lagi nih. Doain semoga selesai. Amin...

Friday, June 17, 2005

What is Blue?

Blue is the sea
Blue is the sky
Blue is the happy tears running down a mother's cheek
Blue is beautiful
Blue is the thought rambling on your mind
Blue is hope
Blue is the boyband playing on TV
Blue is a pond hidden deep in the forest

Blue...
is the way I feel right now
:'<

Si Mulut Besi

Akulah Si Mulut Besi
Aku kejam lagi keji
Bila aku pasang aksi
Semua orang pasti ngeri

Hai kamu Si Mulut Besi!
Pergi kamu dari sini!
Jangan tertawa hahahihi!
Nanti kami tambah benci!

Akulah Si Mulut Besi
Sadis jahat tak berhati
Jika aku unjuk gigi
Pontang-panting kalian lari

Hai kamu Si Mulut Besi!
Sudah buruk lagi tuli!
Enyah kamu dari sini!
Biar kami sepi sendiri

Tuesday, June 07, 2005

A New Motto (Ayo, Eyiii....!!!!)



BERANI KARENA BENAR!!!!






(dan jangan pernah takut walaupun salah ;> )

Thursday, June 02, 2005

About Letting Go

"Beruntunglah kita bila pernah memiliki seseorang yang begitu berharga sampai membuat kita sulit mengucapkan selamat tinggal."

Ternyata benar. Semua yang kita berikan pada orang lain:Ucapan, perbuatan, hadiah, sekecil apapun, sengaja atau tidak, asal diberikan dengan ikhlas, ternyata bisa jadi sesuatu buat orang itu.

***Makasih Dee, buat ngingetin gue :)

Friday, April 29, 2005

5W1H

What?
Saya menikah.

When?
Minggu, 17 April 2005 kemarin.

Akadnya pukul 9.00. Molor SATU SETENGAH JAM dari rencana awal. Don't blame me. Perias yang seharusnya datang pukul lima subuh itu baru kelihatan bulat kondenya (bukan batang hidungnya) pukul setengah tujuh pagi! Begitu dia muncul dengan dandanan rapi, saya langsung membatin: Ohh.. nih orang telat karena kelamaan dandan sendiri kali ya?
On the other side, saya sebenarnya girang karena dia terlambat. Bukan apa-apa, saya butuh waktu sekitar setengah jam sampai empat puluh lima menit kemarin untuk memasang lensa kontak. Iya, saya tahu, orang lain mungkin cuma perlu dua detik. Mau apa lagi? I'm a chicken shit. Menempelkan benda asing itu ke bola mata saya? Ewwwww....

Resepsinya pukul setengah dua belas, molor setengah jam dari rencana semula. Seorang teman yang "sangat mengenal" saya bertanya selesai acara, "Lo tuh kawin aja ga bisa ga telat, ya?" Hehe, saya emang rajanya ngaret.

Where?
Graha Kencana BKKBN, Halim, Jakarta Timur.

Why?
Well, why not?
Sebelum ini, saya tak pernah berpikir soal pernikahan. Uh uh, never. Saya tak punya impian tentang pernikahan ideal ala saya. Ada teman ingin pernikahan sederhana yang anggun, ada lagi yang ingin pesta malam hari di Kafe Dedaunan, diterangi obor, ada yang ingin pesta taman. Tapi saya tak punya gambaran apapun.
Beberapa waktu lalu, ada yang bertanya pada saya, "Kenapa lo memutuskan untuk nikah sama dia?" Saya jadi mikir, kenapa ya..?? Saya lupa. Iya, saya lupa apa yang ada di pikiran saya ketika pertama kali menjawab "iya". Mungkin saya menjawab "iya" karena saya justru tak berpikir macam-macam. Padahal waktu itu kami baru-baru saja pacaran. Baru berapa lamanya, saya lupa. Dia juga lupa. Dia lupa kapan dan di mana persisnya mengajak saya menikah.
Yang saya ingat: rasa yang nyaman, hati yang tenang. Bukan kembang api meletup-letup dalam dada, tapi terang lilin yang hangat dan membawa tentram.

Who?
Namanya Rommy . Saya mengenalnya pertama kali lewat blognya (jangan salah orang, dia tidak pakai nama aslinya di blog ;> ) Kami bertemu waktu acara jalan-jalan dengan blogger lainnya, Februari 2004 kemarin. Dia nyaris tidak ikut karena ada penugasan liputan. Di detik-detik terakhir, dia dapat kabar kalau penugasannya diundur. Dan jadilah kami bertemu. Mungkin sudah jalannya begitu.
Thanks to pencipta blogger, whoever u are man :)
Makasih juga buat Jabrik, Okke, dan Atta: Tiga orang pertama yang blognya 'menggoda' saya untuk akhirnya membuat blog sendiri.

How?
How... How apa nih? How was it? How was the wedding, maksudnya?
Well, acara pernikahannya alhamdulillah lancar-lancar aja, meskipun pake ngaret.
How's marriage? So far so good. Saya sendiri suka lupa kalau sudah nikah :D Rasanya seperti masih pacaran, tapi sudah boleh tinggal bareng. Hehehehe....
Pernah dengar cerita soal istri-istri yang memarahi suaminya karena si suami memencet odol dari tengah dan bukan dari bawah? Siapa coba yang belum? Dulu saya pernah berpikir cerita seperti itu terlalu mengada-ada, tapi kejadian sejenis ternyata kami alami sendiri. Bedanya, dia yang memarahi saya:
Dia: Kalau habis dari kamar mandi, klosetnya ditutup dong.. Terus gayungnya ditaruh di pinggir bak, jangan dibiarin di dalam.
Saya: Oo... Iya. Emangnya kenapa?
Dia: Ya biar rapi aja.
Ya ampun, ternyata cerita-cerita itu beneran ya!

Biasanya juga, istri yang membangunkan suami pagi-pagi. But i'm not a morning person. Sekarang malah dia yang membangunkan saya tiap subuh. Saya butuh usaha yang teramat sangat keras buat membuka mata. Selesai solat jamaah, dia biasanya masih duduk di sajadah, baca Quran. Saya? Saya juga masih duduk di belakangnya dengan punggung menempel ke lemari. Ketiduran lagi! Huehehehe...

Jangan marah kalo istrinya bandel ya, Sayang.. U know i luv u so much. Mmmmmmmwaahh! (huhuhu, ngerayu..)

Monday, April 04, 2005

Ulang Tahun (Lagi)

Alhamdulillah, bisa ulang tahun lagi tahun ini :)

Sudah (atau masih) 26 tahun saya. Jadi ingat tahun lalu, merayakan ulang tahun dengan pergi sendirian ke Bogor

..................................................................................................................................... OOps, udah dijemput. Postingan ditunggu sampai besok (atau lusa, atau hari lain. Seperti semboyan saya: "Jangan tunda besok apa yang bisa dikerjakan lusa").

Happy birthday dear me :)

Friday, March 04, 2005

Tidak Sempurna

Saya tahu, saya tidak sempurna.
Saya jauh dari itu.
Saya tahu tidak ada manusia yang sempurna.

Tapi ketidaksempurnaan kadang melelahkan.
Kamu melakukan A B C D lalu kamu pikir itu cukup tapi ternyata tidak karena kamu akan salah kalau tidak melakukan E lalu setelah itu ada F dan sebelum kamu bisa melakukannya, muncul lagi G dan kamu mulai berpikir mungkin nanti ada H I J K L M N O P Q R S...

t-i-d-a-k--s-e-m-p-u-r-n-a

Ketidaksempurnaan itu seperti galon air yang bocor di mana-mana.
Kamu mencoba mengisinya sampai penuh lalu 'menambal' bagian yang bocor dengan jarimu. Satu jari dua jari tiga jari empat jari, lalu kamu mulai takut jumlah jemarimu tak cukup dan galon airnya tidak akan pernah penuh.